Trevoh Chalobah resmi bergabung dengan Como dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026. Bek berusia 27 tahun itu akan kembali bekerja sama dengan Cesc Fabregas, yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Como. Keduanya pernah menjadi rekan setim di Stamford Bridge pada musim 2018-19.
Kepindahan ini sekaligus mengakhiri hubungan panjang Chalobah dengan Chelsea yang berlangsung selama 19 tahun. Selama itu, ia menempuh perjalanan panjang dari akademi hingga menjadi bagian penting tim utama. Kini ia siap memulai petualangan baru di Serie A bersama klub yang tengah naik daun tersebut.
Detail Transfer: Kontrak Lima Tahun di Como
Como 1907 secara resmi mengumumkan penandatanganan kontrak Chalobah melalui laman dan media sosial klub pada 9 Agustus. Bek asal Inggris itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun yang membuatnya terikat hingga 2031. Nilai transfernya dilaporkan mencapai hingga €35 juta atau setara £30 juta, termasuk sejumlah bonus yang disepakati kedua klub.
Sepanjang kariernya di Chelsea, Chalobah mencatatkan total 151 penampilan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mempersembahkan lima gelar besar bagi The Blues. Salah satu trofi terakhirnya adalah gelar juara Conference League pada musim 2024-25.
Kronologi: dari Akademi Chelsea hingga Dilepas ke Como
Chalobah merupakan produk asli akademi Chelsea yang telah menghabiskan hampir dua dekade di klub tersebut. Ia sempat menjalani masa peminjaman di Crystal Palace sebelum akhirnya dipanggil kembali oleh Chelsea pada Januari 2025. Setelah kembali, ia justru tampil reguler dan menjadi bagian kunci dari pertahanan Chelsea di paruh kedua musim.
Namun, perubahan situasi terjadi setelah Chelsea mendatangkan Maxence Lacroix dari Crystal Palace. Dengan kehadiran Lacroix, manajemen klub menilai Chalobah tidak lagi masuk dalam kebutuhan utama skuad. Kondisi tersebut akhirnya membuka jalan bagi kepindahan Chalobah ke Como pada bursa transfer musim panas ini.
Ambisi Como dan Peran Penting Chalobah
Chalobah bergabung ke Como pada momen yang sangat spesial bagi klub asal Italia tersebut. Como tengah bersiap menghadapi musim perdana mereka di Liga Champions setelah musim lalu finis di peringkat keempat Serie A. Pencapaian itu jelas melampaui ekspektasi banyak pihak, dan kini klub berusaha memperkuat skuad agar kompetitif di pentas Eropa.
Chalobah sendiri mengaku sangat antusias dengan proyek yang dijalankan Como. “Saya sangat senang dan bangga berada di Como. Ini adalah proyek yang ambisius dan sedang berkembang, dan bekerja kembali dengan manajer Cesc Fabregas adalah hal yang istimewa,” ujarnya kepada laman resmi klub. Ia juga menantikan atmosfer stadion yang luar biasa serta koneksi dengan para penggemar Como.
Fabregas: Chalobah adalah Pemimpin Sejati
Cesc Fabregas memberikan sambutan hangat sekaligus pujian tinggi untuk Chalobah. Pelatih Como itu menyebut bek barunya sebagai rekrutan penting yang mewakili tingkat ambisi klub. “Trevoh adalah rekrutan penting bagi kami dan pemain yang mewakili level ambisi yang kami miliki di klub ini,” kata Fabregas.
Fabregas juga membeberkan kualitas yang membuat Chalobah layak menjadi bagian dari skuadnya. Menurutnya, Chalobah memiliki kekuatan, kecepatan, dan kepribadian yang kuat di lini pertahanan. Ia pun menilai bek Inggris itu sebagai pemimpin yang bisa meningkatkan level tim, sekaligus memiliki kualitas teknis untuk membangun serangan dari belakang.
Debut Potensial Lawan Arsenal dan Persiapan Pramusim
Chalobah tiba di Italia dengan kepercayaan diri tinggi setelah membela Inggris pada Piala Dunia musim panas ini. Timnas Inggris berhasil finis di posisi ketiga pada turnamen tersebut, meskipun Chalobah hanya tampil sekali sebagai pemain pengganti. Meski demikian, pengalaman tampil di ajang sebesar itu tetap menjadi bekal berharga baginya.
Chalobah berpotensi menjalani debutnya menghadapi lawan yang tidak asing, yakni Arsenal, pada laga uji coba pramusim pekan depan. Sebelum menghadapi Arsenal, Como juga dijadwalkan bertemu Liverpool dan Alula SC dalam rangkaian laga persahabatan. Setelah semua laga pramusim selesai, Como akan mengawali kampanye Serie A dengan bertandang ke markas Udinese pada 22 Agustus.
Babak Baru untuk Chalobah dan Como
Kepindahan ke Como menandai babak baru yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi Chalobah. Setelah 19 tahun mengabdi di Chelsea, ia akhirnya mencoba peruntungan di kompetisi baru bersama pelatih yang pernah menjadi rekannya. Dengan segudang pengalaman di level tertinggi, Chalobah diharapkan menjadi salah satu pilar utama Como musim depan.
Fabregas sendiri percaya bahwa Chalobah masih haus akan pembuktian dan ingin terus berkembang. Ia menilai pemain berusia 27 tahun itu datang ke Como dengan motivasi besar untuk memulai babak baru. Seperti yang disampaikan Chalobah, ia bertekad memberikan segalanya setiap hari demi menciptakan sejarah bersama klub barunya.
