Rayan Cherki menegaskan bahwa Manchester City siap membuka era baru di bawah manajer anyar Enzo Maresca. Pernyataan itu muncul setelah The Citizens meraih kemenangan kedua beruntun di Premier League musim ini. Pada Jumat (28/8/2026) malam, City membungkam Crystal Palace dengan skor telak 4-1 di Selhurst Park.
Cherki tampil luar biasa dengan mencetak dua gol—brace pertama dalam karier seniornya—sementara Erling Haaland juga mencetak dua gol untuk membuka rekening golnya musim ini. Kemenangan ini menjadi penanda bahwa City sedang bertransisi dari era Pep Guardiola menuju babak baru. Meski sejumlah pilar seperti Bernardo Silva, John Stones, dan Rodri telah pergi, skuad The Citizens dinilai siap menghadapi tantangan baru.
Kemenangan Telak di Awal Era Baru Manchester City
Manchester City tampil meyakinkan saat bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan kedua Premier League. Dua gol Cherki dan dua gol Haaland memastikan kemenangan 4-1 yang membawa City mengoleksi enam poin dari dua laga awal musim. Ini merupakan start ideal bagi Maresca, yang baru mengambil alih kursi manajer dari Guardiola.
Gol pertama Cherki disebut sebagai eksekusi yang sangat indah dan menjadi sorotan utama laga tersebut. Haaland pun kembali menunjukkan ketajamannya setelah sempat kesulitan mencetak gol di laga pembuka. Kombinasi keduanya di lini depan jelas menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan-lawannya musim ini.
“Pep Adalah Cerita Besar, Kami akan Memulai Cerita Lain”
Setelah laga, Cherki berbicara kepada Sky Sports mengenai transisi besar yang sedang dijalani Manchester City. Ia menegaskan bahwa timnya tidak akan larut dalam bayang-bayang kejayaan Guardiola yang panjang. “Pep adalah cerita besar, kami akan memulai cerita lain,” ujar Cherki.
“Kami ingin membuktikannya dan kami di sini untuk itu,” lanjut pemain asal Prancis itu. Kepergian Guardiola memang meninggalkan standar yang sangat tinggi, tetapi Cherki percaya komposisi skuad saat ini sudah tepat untuk membuka lembaran baru. Proses rebuild yang berjalan nyatanya tidak menghalangi City untuk tampil kompetitif sejak awal musim.
Rekor demi Rekor di Balik Kemenangan City
Kemenangan atas Crystal Palace juga melahirkan sejumlah catatan menarik. Berdasarkan data Opta, Cherki menjadi pemain ketiga dalam sejarah Premier League yang mencatatkan satu pertandingan dengan multi-gol dan satu pertandingan lain dengan multi-assist dalam dua laga perdana timnya di suatu musim. Sebelumnya, hanya Thierry Henry pada 2004-05 dan Didier Drogba pada 2010-11 yang mampu melakukan hal serupa.
Haaland juga mencatatkan pencapaian impresif di Selhurst Park. Penyerang Norwegia itu kini telah mencetak tujuh gol di stadion tersebut dalam ajang Premier League—catatan yang hanya bisa ditandingi Harry Kane. Selain itu, Kane merupakan satu-satunya pemain yang mencapai 50 gol tandang dalam jumlah penampilan lebih sedikit dibandingkan Haaland, yang kini mengantongi 51 gol tandang dalam 68 penampilan.
Haaland: Kami Percaya pada Proses Maresca
Haaland ikut angkat bicara soal adaptasi tim terhadap filosofi permainan Maresca. Ia mengakui bahwa persiapan musim ini berlangsung singkat, apalagi Cherki baru bergabung setelah tampil di Piala Dunia lima pekan lalu. “Dari laga ke laga, kami akan kembali ke performa terbaik, hanya butuh beberapa pertandingan,” ujarnya.
“Kami bermain bagus, ini manajer baru, tapi kami sudah bermain bersama dengan tambahan beberapa pemain baru. Kami tahu apa yang harus dilakukan dan harus percaya pada sistem ini,” kata Haaland kepada Sky Sports. Ia menambahkan bahwa tim harus terus bermain bersama untuk menemukan posisi terbaik masing-masing pemain. “Kami punya begitu banyak pemain bagus dan harus menyesuaikan semuanya. Ini langkah yang tepat ke depan bagi semua orang. Kami harus membangun dari sini,” pungkasnya.
Modal Berharga untuk Musim yang Panjang
Dua kemenangan beruntun jelas menjadi modal berharga bagi Manchester City dalam mengarungi era baru mereka. Namun Maresca dan anak asuhnya masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk mengintegrasikan pemain-pemain anyar ke dalam skema permainan. Kepercayaan para pemain terhadap proses yang dijalankan menjadi kunci utama keberhasilan transisi ini.
Dengan kualitas skuad yang ada serta semangat untuk membuktikan diri setelah era Guardiola, City tampaknya siap bersaing di papan atas sepanjang musim. Liga masih sangat panjang, dan konsistensi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi proyek Maresca.
Era baru Manchester City memang baru saja dimulai, tetapi dua kemenangan awal ini menunjukkan bahwa transisi tersebut berjalan ke arah positif. Jika Cherki dan Haaland terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin “cerita baru” yang mereka maksud akan menjadi salah satu kisah paling menarik musim ini. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya dari proyek Maresca.
