Cristian Chivu meyakini kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, akan menjalani “musim besar” bersama Nerazzurri. Keyakinan ini disampaikan jelang laga tandang Inter melawan Cagliari dalam lanjutan Serie A. Martinez diharapkan bisa segera menemukan kembali ketajamannya setelah tampil kurang meyakinkan di laga pembuka.
Dukungan Chivu datang di tengah sorotan terhadap performa Martinez yang belum impresif saat Inter menumbangkan Monza 4-1. Pelatih Inter itu sekaligus meredam rumor transfer yang mengaitkan sang kapten dengan Barcelona. Baginya, komitmen Martinez terhadap Inter sama sekali tidak perlu diragukan.
Chivu Yakin Lautaro Martinez Tampil Besar Musim Ini
Inter memulai kampanye Serie A 2026-27 dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Empat gol Inter dicetak oleh Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Francesco Pio Esposito, dan Yann Bisseck. Adapun Martinez, yang hanya tampil dalam satu laga pramusim, gagal melepaskan tembakan maupun menciptakan peluang sebelum diganti pada menit ke-54.
Menariknya, Chivu sama sekali tidak meragukan kemampuan striker asal Argentina itu untuk bersinar musim ini. “Lautaro adalah kapten kami, karena dia mencintai jersey ini dan ini akan menjadi tahun kesembilan baginya di skuad ini,” ujar Chivu kepada SportMediaSet. Ia menambahkan bahwa Martinez tetap termotivasi dan penuh ambisi meski harus menelan kekecewaan di final Piala Dunia.
Kisah di Balik Pramusim Martinez yang Terganggu
Martinez melewatkan pramusim penuh setelah membantu Argentina melaju hingga ke final Piala Dunia. Ia memangkas masa liburannya lebih awal agar tetap bisa tampil di laga pembuka Inter melawan Monza. Dedikasi inilah yang menurut Chivu membuktikan seberapa besar komitmen sang kapten terhadap tim.
“Dia memiliki ambisi yang tepat. Dia kembali dari Piala Dunia secepat mungkin, memotong liburannya, dan hanya punya beberapa hari libur sebelum kembali bekerja. Saya pikir dia siap menjalani musim besar,” jelas Chivu. Pelatih asal Rumania itu menilai motivasi Martinez sedang berada di titik tertinggi. Ia yakin sang kapten akan menunjukkan kualitas terbaiknya musim ini.
Persaingan di Skuad Inter Makin Ketat
Chivu juga menegaskan bahwa tidak ada pemain yang otomatis mengunci tempat starter di Inter musim ini. “Kami tidak punya starter tetap, karena posisi starter yang kaku tidak ada dalam sepak bola,” katanya. Ia lebih mementingkan level kompetitif tim secara keseluruhan daripada nama besar seorang pemain.
Menurut Chivu, Inter membutuhkan individu-individu dengan karakteristik berbeda yang mau memberikan segalanya demi kepentingan tim. Pernyataan ini bisa dimaknai sebagai sinyal bahwa semua pemain, termasuk Lautaro Martinez, harus terus membuktikan kualitasnya. Kompetisi internal yang sehat diharapkan membuat Inter semakin tangguh dalam mempertahankan gelar.
Rekor Inter vs Cagliari Jelang Laga
Cagliari juga memulai kampanye Serie A musim ini dengan tiga poin setelah menaklukkan Parma 1-0 di laga tandang. Gol kemenangan Cagliari dicetak oleh Alessandro Romano yang langsung mencatatkan namanya di papan skor pada debut Serie A-nya. Kini kedua tim akan saling berhadapan dengan modal kemenangan masing-masing.
Catatan historis jelas memihak Inter dalam duel melawan Cagliari. Inter memenangi sembilan dari sepuluh laga Serie A terakhir kontra Cagliari, dengan total 26 gol atau rata-rata 2,6 gol per pertandingan. Inter juga menjadi tim dengan koleksi gol terbanyak ke gawang Cagliari dalam sejarah Serie A, yakni 160 gol. Sementara itu, hanya AC Milan (48 kemenangan) yang unggul atas Inter (47 kemenangan, sama dengan Juventus) dalam jumlah kemenangan melawan Cagliari.
Di kandang sendiri, Cagliari bahkan telah kalah dalam enam laga Serie A terakhir mereka melawan Inter. Satu-satunya rentetan kekalahan kand
