Grealish Kembali ke Everton, Hull Borong Pemain Deadline Day

Author:

Jack Grealish resmi kembali ke Everton dengan status pinjaman dari Manchester City untuk periode kedua. Kepindahan ini dikonfirmasi pada Selasa, 1 September 2026, tepat di hari penutupan bursa transfer musim panas. Pemain berusia 30 tahun itu akan kembali memperkuat lini serang The Toffees setelah sebelumnya menjalani masa pinjaman yang mengesankan musim lalu.

Kepulangan Grealish merupakan bagian dari hari yang sangat sibuk di kubu Everton. Kesepakatan ini terpisah dari transfer Iliman Ndiaye yang bergerak ke arah berlawanan, yakni ke Manchester City, dengan nilai mencapai £60 juta plus bonus. Selain itu, Everton masih mengejar sejumlah pemain lain di tengah drama deadline day.

Grealish Kembali ke Everton dengan Status Pinjaman

Musim lalu, Grealish langsung tampil memukau di Hill Dickinson Stadium sejak awal masa peminjamannya bersama Everton. Sang playmaker mencatatkan enam assist dan dua gol dari 20 penampilan di Premier League. Sayangnya, cedera kaki yang dialaminya pada Januari memaksa ia menepi hingga akhir musim.

Meski absen di paruh kedua musim, kontribusi Grealish tetap terlihat dari statistik. Ia tercatat sebagai pemain Everton yang paling banyak menciptakan peluang dari open play sepanjang musim lalu, dengan total 36 peluang. Angka tersebut membuktikan bahwa ia menjadi motor serangan utama tim sebelum cederanya terjadi.

Ketertarikan Everton untuk membawanya kembali pun tidak pernah padam. Manajemen klub tetap menginginkan kehadiran Grealish, dan kesepakatan pinjaman kedua akhirnya berhasil dituntaskan tepat di hari terakhir bursa. Kini semua pihak berharap ia bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Kenapa Grealish Betah di Everton?

Grealish bukan pemain asing bagi para pendukung Everton. Sejak pertandingan pertamanya melawan Leeds United, ia mendapat sambutan hangat yang membuatnya langsung betah. Kedekatan emosional dengan penggemar menjadi salah satu faktor utama di balik keputusannya untuk kembali lagi.

Perasaan dicintai itu pula yang ia rasakan dari manajer serta rekan-rekan setimnya. Grealish mengaku tampil paling nyaman ketika berada di lingkungan yang penuh dukungan. Hal inilah yang membuat masa peminjamannya musim lalu terasa spesial, meski harus berakhir lebih cepat akibat cedera.

Setelah cedera, Grealish bahkan tetap bertahan di sekitar klub untuk memantau perkembangan tim. Ia mengaku telah menonton semua pertandingan Everton, baik selama pramusim maupun setelah musim dimulai. Keseriusan ini menjadi sinyal bahwa ia benar-benar ingin kembali berkontribusi untuk tim.

Grealish: “Aku Merasa Dicintai di Everton”

Melalui kanal resmi klub, Grealish menyampaikan kebahagiaannya bisa kembali berseragam Everton. “Rasanya menyenangkan sekali. Aku sangat bahagia. Aku merasa berada dalam kondisi terbaikku dalam segala hal, bukan hanya sepak bola, ketika aku merasa dicintai,” ujarnya.

“Itulah yang diberikan manajer, rekan setim, dan terutama para penggemar kepadaku. Setiap kali bertemu penggemar Everton, aku merasakan cinta yang murni. Sambutan sejak pertandingan pertama melawan Leeds tidak akan pernah kulupakan,” tambah Grealish.

“Enam bulan pertama di sini sangat sempurna, lalu aku tetap bertahan setelah mengalami cedera. Aku sudah menonton semua pertandingan Everton dan sekarang merasa siap untuk berlatih besok. Aku siap menghadapi laga-laga ke depan,” pungkasnya.

Deadline Day Everton: Drama Balogun, Zirkzee, dan Deretan Kepergian

Hari terakhir bursa transfer berjalan dramatis bagi Everton. Klub sempat mengincar Folarin Balogun, tetapi kabarnya pemain tersebut gagal dalam tes medis. Everton pun sempat mengalihkan fokus ke Joshua Zirkzee, namun tawaran pinjaman kepada Manchester United ditolak.

Drama itu rupanya belum berakhir, karena langkah untuk mendatangkan Balogun kembali diaktifkan. Everton juga masih berharap bisa menuntaskan transfer Ainsley Maitland-Niles. Situasi ini membuat para penggemar menanti kepastian hingga bursa benar-benar ditutup.

Di sisi lain, Everton juga melepas sejumlah pemain pada hari yang sama:

  • Nathan Patterson bergabung dengan Torino
  • Beto pindah ke Fiorentina
  • Tim Iroegbunam dilepas ke Hull City

Kepergian mereka menjadi bagian dari perombakan skuad yang cukup intens. Manajemen Everton tampak serius membangun tim yang lebih kompetitif musim ini. Kepastian seluruh transfer tetap dinanti hingga bursa benar-benar ditutup.

Hull Borong Pemain, Leeds Pinjam Bek dari Nice

Hull City menjadi salah satu klub paling sibuk di akhir bursa transfer. Tim asal Yorkshire itu dilaporkan membayar £15 juta untuk Tim Iroegbunam, dengan nilai yang berpotensi naik menjadi £22 juta. Langkah ini menegaskan ambisi Hull untuk memperkuat skuad di musim kompetisi kali ini.

Selain Iroegbunam, Hull City juga mengumumkan dua rekrutan anyar:

  • Brooke Norton-Cuffy dari Girona
  • Robinio Vaz dari Roma

Sementara itu, Cody Drameh memilih bergabung dengan Genoa. Deretan transfer ini membuat Hull menjadi salah satu klub dengan pergerakan terbesar di penghujung bursa. Leeds United pun tak mau ketinggalan dengan mengonfirmasi pinjaman bek kiri Melvin Bard dari Nice.

Kepulangan Grealish jelas menjadi kabar gembira bagi Everton. Dengan dukungan penuh dari penggemar dan kepercayaan manajer, ia diharapkan bisa kembali menunjukkan kualitas terbaiknya. Statistik musim lalu membuktikan bahwa Grealish masih menjadi salah satu playmaker paling produktif di skuadnya.

Sementara itu, drama dan pergerakan di deadline day masih terus berlanjut. Everton, Hull City, hingga Leeds United sama-sama berupaya mengamankan skuad terbaik sebelum jendela transfer ditutup. Kini semua menanti apakah langkah-langkah terakhir tersebut bakal membawa hasil manis di musim ini.