Mathys Tel Rasakan Energi Tottenham di Era De Zerbi

Author:

Mathys Tel mengungkapkan bahwa perbedaan terbesar yang ia rasakan dari Tottenham Hotspur musim ini dibandingkan musim lalu adalah energi tim. Penyerang asal Prancis itu menyebut energi Tottenham kini terasa jauh lebih hidup, terutama setelah Roberto De Zerbi resmi menangani klub. Kehadiran pelatih asal Italia itu dinilai Tel membawa suasana baru yang langsung terlihat di lapangan hijau.

Pernyataan Tel ini muncul tak lama setelah Spurs memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Hoffenheim dalam laga uji coba di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu (15/8/2026). Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Tottenham menjelang kompetisi Premier League 2026-2027 yang tinggal beberapa pekan lagi. Apalagi, musim lalu Spurs nyaris terdegradasi setelah finis di peringkat ke-17, sehingga setiap kemenangan kini terasa sangat berarti untuk membangun kepercayaan diri.

Kemenangan 3-0 atas Hoffenheim: Energi Tottenham Kembali Terlihat

Dalam laga melawan Hoffenheim, Tottenham tampil dominan sejak awal dan menunjukkan intensitas yang jarang terlihat pada musim lalu. Richarlison membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-35, sebelum Mikey Moore melengkapi kemenangan lewat dua gol di babak kedua. Moore pun menutup laga dengan torehan brace, sebuah sinyal positif bagi ketajaman lini serang Spurs.

Mathys Tel menjadi aktor kunci di balik kemenangan ini setelah mencatatkan dua assist untuk gol-gol Moore. Penyerang asal Prancis itu juga memimpin tim dalam jumlah peluang yang diciptakan dengan tiga kali, serta dribel sukses sebanyak tiga kali, sejajar dengan catatan Moore. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Tel tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga mampu menjadi pengatur serangan yang merepotkan pertahanan lawan.

Kemenangan telak ini bukan sekadar hasil akhir yang manis, melainkan cerminan perubahan gaya bermain yang mulai tertanam di skuad. Para pemain terlihat lebih berani menekan lawan, bergerak cepat dalam transisi, dan saling mendukung di setiap lini. Inilah energi yang selama ini hilang dari permainan Tottenham sepanjang musim lalu.

Musim Lalu yang Mencekam: Nyaris Degradasi, Kini Mulai Bangkit

Untuk memahami besarnya perubahan energi di Tottenham, perlu melihat kembali betapa pahitnya musim 2025-2026 bagi klub London Utara tersebut. Spurs finis di peringkat ke-17 klasemen akhir Premier League, hanya satu posisi di atas zona degradasi. Bahkan, kepastian bertahan di kasta tertinggi baru didapat setelah menang 1-0 atas Everton pada hari terakhir musim.

Kondisi itu jelas jauh dari standar sebuah klub sebesar Tottenham yang biasa bersaing di papan atas. Performa yang inkonsisten membuat tim kehilangan arah dan kepercayaan diri, baik di dalam maupun di luar lapangan. Oleh karena itu, perubahan besar pun dilakukan, salah satunya dengan menunjuk Roberto De Zerbi sebagai nahkoda baru.

Tel sendiri meyakini bahwa kehadiran De Zerbi menjadi pembeda utama dalam kebangkitan energi tim. “Saya bisa bilang energi adalah perbedaan terbesar. Tahun lalu kami kehilangan energi ini, dan sekarang kami bisa merasakannya di lapangan,” ujar Tel kepada SpursPlay. “Pelatih selalu berada di belakang kami, selalu bersama kami. Kami kompak, baik di dalam maupun di luar lapangan.” Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa kedekatan antara pelatih dan pemain menjadi fondasi penting kebangkitan Spurs.

Dampak Pergantian Skuad terhadap Keseimbangan Tim

Perubahan energi di Tottenham tentu tidak lepas dari dinamika skuad yang cukup besar pada bursa transfer musim panas ini. Sebelum laga kontra Hoffenheim, klub resmi mengumumkan kepergian Cristian Romero ke Atletico Madrid. Djed Spence juga memastikan langkahnya bergabung dengan Inter Milan, juara Serie A musim lalu.

Untuk mengisi kekosongan di lini belakang, De Zerbi langsung menurunkan Marcos Senesi dan Jan Paul van Hecke sebagai starter di posisi bek tengah saat melawan Hoffenheim. Keduanya tampil sejak menit awal dan berhasil membantu tim menjaga gawang tetap aman tanpa kebobolan. Ini menjadi sinyal bahwa De Zerbi serius membangun kembali lini pertahanan dengan wajah-wajah baru.

Di sisi lain, kepergian para pemain kunci justru membuka ruang lebih besar bagi talenta muda untuk bersinar. Mikey Moore adalah contoh nyata, lewat dua golnya dalam laga ini ia membuktikan diri layak menjadi andalan lini serang. Paduan antara pemain berpengalaman dan pemain muda seperti inilah yang diharapkan menjadi fondasi kebangkitan Tottenham musim ini.

Bursa Transfer yang Bergulir Kencang di Tottenham

Tottenham tidak hanya kehilangan Romero dan Spence, tetapi juga melepas Ashley Phillips ke Middlesbrough dengan nilai yang dilaporkan mencapai 20 juta pound sterling. Will Lankshear juga pindah secara permanen dari Spurs ke Middlesbrough pada musim panas ini. Menariknya, Lankshear langsung memberikan kontribusi besar dengan mencetak dua gol saat Middlesbrough menumbangkan Lincoln 2-1 di laga pembuka Championship.

Keseluruhan pergerakan ini menunjukkan bahwa Spurs tengah melakukan perombakan besar-besaran di bawah kepemimpinan De Zerbi. Manajemen klub tidak hanya mengejar hasil instan, tetapi juga berusaha membangun skuad yang lebih muda, gesit, dan kompetitif untuk jangka panjang. Dengan begitu, musim 2026-2027 bisa menjadi titik awal kebangkitan Tottenham setelah terpuruk di musim sebelumnya.

Bagi Tel, semuanya kini terasa berbeda dan penuh harapan. “Saya sangat bahagia dan antusias menyambut musim baru,” pungkasnya kepada SpursPlay. Jika performa seperti saat melawan Hoffenheim mampu dipertahankan secara konsisten, sangat mungkin Tottenham akan kembali diperhitungkan di papan atas.

Kemenangan atas Hoffenheim memang baru sebuah laga uji coba, tetapi sinyal perubahan energi di Tottenham sudah terlihat nyata. Mathys Tel menegaskan bahwa timnya kini bermain dengan semangat yang berbeda, dan itu menjadi modal paling berharga menjelang Premier League 2026-2027. Dengan racikan De Zerbi, komposisi skuad yang segar, serta kekompakan yang terus terjaga, Spurs pantas diwaspadai musim ini.

Kini, tugas terbesar Tottenham adalah menjaga konsistensi energi positif tersebut saat kompetisi resmi dimulai. Dukungan penuh dari pelatih dan kebersamaan di ruang ganti menjadi kunci yang dipegang teguh para pemain. Jika semua elemen itu berjalan selaras, bukan tidak mungkin musim ini menjadi awal dari era baru kebangkitan Tottenham Hotspur.