Bayer Leverkusen akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Augsburg pada lanjutan Bundesliga, Sabtu. Pelatih Carles Martinez bahkan menyebut tim asuhannya akan berhadapan dengan tim terbaik di Bundesliga saat ini, menyusul start sempurna yang diraih tuan rumah. Laga ini menjadi pertemuan menarik antara tim yang sedang menanjak di papan atas dan juara bertahan yang belum sepenuhnya menemukan ritme.
Penilaian Martinez bukan tanpa dasar. Augsburg kini memuncaki klasemen dan menjadi salah satu dari empat tim yang mengoleksi poin penuh setelah dua pekan berjalan. Posisi itu terasa istimewa karena untuk pertama kali dalam sejarah klub, Augsburg menutup sebuah pekan pertandingan di puncak tabel Bundesliga.
Augsburg di Puncak Klasemen untuk Pertama Kalinya
Augsburg tampil mengesankan dengan meraih dua kemenangan berturut-turut. Mereka lebih dulu membungkam Schalke dengan skor 3-0, lalu melanjutkannya lewat kemenangan mencolok 4-1 di markas Eintracht Frankfurt pada Minggu lalu. Hasil tersebut membuat Augsburg mengakhiri pekan pertandingan di posisi teratas untuk pertama kali sepanjang sejarah klub.
Selain Augsburg, ada tiga tim lain yang juga meraih poin maksimal dari dua laga, yakni Freiburg, Borussia Dortmund, dan Elversberg. Namun, hanya Augsburg yang berhasil duduk di singgasana klasemen. Capaian ini sekaligus menghentikan dominasi Bayern Munich yang selama ini nyaris selalu menghiasi puncak tabel.
Menariknya, Augsburg menjadi tim pertama selain Bayern Munich yang menutup sebuah pekan pertandingan di posisi teratas sejak pekan kedua musim 2024-25, saat Heidenheim melakukannya. Streak Bayern yang bertahan selama 67 pekan pertandingan di puncak klasemen akhirnya terputus oleh penampilan apik Augsburg.
Peringatan Martinez Jelang Laga
Carles Martinez menyadari betul kualitas yang dimiliki calon lawannya. Ia menilai posisi Augsburg di puncak klasemen mencerminkan performa nyata, bukan sekadar keberuntungan sesaat. Hal itu ia sampaikan kepada para wartawan pada Jumat, sehari sebelum pertandingan digelar.
“Mereka memuncaki klasemen, jadi saat ini mereka adalah tim terbaik di liga,” ujar Martinez. “Mereka tampil bagus dalam dua pertandingan, baik dalam menyerang maupun bertahan, dan pantas berada di posisi itu.”
Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan bahwa Augsburg tampil percaya diri, terutama ketika bermain di kandang. Meski demikian, ia menegaskan fokus utama Leverkusen tetap pada timnya sendiri. Menurutnya, pesan itu berlaku sepanjang musim, yakni memberikan segalanya, memulai laga dengan fokus, dan menunjukkan semangat juang.
Leverkusen sendiri baru mengumpulkan tiga poin dari dua laga. Mereka kalah 3-2 dari Elversberg, tetapi kemudian bangkit dengan menghancurkan Union Berlin 4-0. Catatan itu membuat Martinez ingin memastikan timnya tidak lagi kehilangan momentum di laga tandang kali ini.
Moussa Diaby dan Kedalaman Skuad Leverkusen
Leverkusen kini memiliki tambahan amunisi di lini serang setelah kembalinya Moussa Diaby. Pemain sayap itu masuk sebagai pengganti pada menit ke-67 saat timnya mengalahkan Union Berlin. Ia kembali memperkuat Leverkusen untuk periode kedua setelah tiga tahun berkarier bersama Aston Villa dan Al-Ittihad.
Martinez menyebut proses adaptasi Diaby akan berjalan bertahap, tetapi ia kemungkinan kembali dilibatkan pada akhir pekan ini. Menurut pelatih, Diaby sudah menetap dengan sangat baik dan menunjukkan sikap profesional selama sesi latihan. Ia bahkan mengaku mulai memahami mengapa banyak orang menilai sang pemain kini lebih matang dibandingkan sebelumnya.
Bagi Martinez, kedalaman skuad menjadi hal krusial dalam upaya bersaing merebut trofi. Ia mengakui tidak semua pemain bisa bermain, tetapi yang terpenting adalah setiap orang mendapat kesempatan untuk membuktikan diri, baik sebagai starter maupun saat masuk di akhir pertandingan.
Pemain yang Patut Diwaspadai
Dari kubu Augsburg, Marius Wolf menjadi sosok yang layak diperhatikan. Ia telah menciptakan delapan peluang di Bundesliga musim ini, jumlah yang hanya kalah dari Nadiem Amiri (Mainz), Franck Honorat (Borussia Monchengladbach), dan David Raum (RB Leipzig) yang masing-masing mencatatkan sembilan peluang.
Wolf juga menempati peringkat ketiga di liga untuk expected assists dengan nilai 1,52 xA. Hanya Miguel Gutierrez dari Leverkusen (1,63) dan Julian Ryerson dari Borussia Dortmund (1,54) yang berada di atasnya. Statistik ini menunjukkan peran pentingnya dalam membangun serangan Augsburg.
Sementara itu, Leverkusen mengandalkan ketajaman Patrik Schick. Penyerang asal Ceko itu telah mencetak delapan gol dalam tujuh penampilan terakhirnya di Bundesliga. Tidak ada pemain lain yang mencetak sebanyak itu di kompetisi tersebut sejak pekan ke-30 musim lalu.
Schick juga mencetak gol di masing-masing dua pekan pembuka Bundesliga untuk pertama kali sepanjang kariernya. Catatan tersebut menjadikannya ancaman serius bagi lini belakang Augsburg yang sedang dalam performa solid.
Prediksi Leverkusen vs Augsburg
Dalam 10 dari 15 musim Bundesliga yang mereka jalani bersama, salah satu dari Augsburg atau Leverkusen berhasil menyapu bersih dua pertemuan (league double) atas lawannya. Augsburg baru melakukannya untuk kedua kali pada musim 2025-26, yakni menang 2-0 di kandang dan 2-1 di tandang, meski mereka belum pernah menang tiga kali beruntun atas Leverkusen.
Rekor kandang Augsburg juga patut diperhitungkan. Mereka meraih poin di 12 dari 13 laga kandang terakhir di Bundesliga, dengan rincian tujuh kemenangan dan lima hasil imbang, atau mengumpulkan 26 poin dari 39 poin yang tersedia. Mereka kini berpeluang menang dalam dua laga kandang pertama di sebuah musim Bundesliga untuk pertama kali dalam sejarah klub.
Meski begitu, Leverkusen tetap menjadi favorit superkomputer Opta. Peluang kemenangan Leverkusen tercatat 50 persen, sementara Augsburg 26,2 persen dan hasil imbang 23,8 persen. Laga ini juga berpotensi menyajikan banyak peluang gol, karena hanya Leipzig yang mencatatkan lebih banyak tembakan (44) dibandingkan Leverkusen (42) dan Augsburg (41) musim ini.
Penutup
Duel Leverkusen vs Augsburg menyajikan pertemuan dua tim dengan motivasi tinggi: Augsburg yang tengah menikmati posisi puncak klasemen, dan Leverkusen yang berambisi kembali ke jalur kemenangan. Peringatan Martinez menunjukkan bahwa ia tidak menganggap remeh tuan rumah, sekaligus menegaskan bahwa fokus timnya tetap pada performa sendiri.
Dengan ketajaman Patrik Schick di satu sisi dan kreativitas Marius Wolf di sisi lain, pertandingan ini berpotensi menjadi laga menarik yang penuh gol. Terlepas dari hasilnya, laga Sabtu nanti akan menjadi ujian nyata bagi Augsburg untuk membuktikan bahwa start gemilang mereka bukan sekadar kilau sesaat.
