Mikel Arteta percaya Arsenal bisa tampil lebih baik dari musim lalu, bahkan berada di level yang lebih tinggi. Keyakinan itu muncul setelah Arsenal meraih kemenangan ketiga beruntun pada awal musim Premier League ini. Pada laga yang digelar di Emirates Stadium, The Gunners menundukkan rival sekota mereka, Chelsea, dengan skor 2-1.
Kemenangan itu terasa istimewa karena Arsenal harus bangkit dari ketertinggalan lebih dulu. Momentum ini penting dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara yang direbut musim lalu. Saat ini, bersama Manchester City, Arsenal menjadi satu-satunya tim yang memenangi tiga laga perdana Premier League musim ini.
Kemenangan Comeback atas Chelsea di Emirates
Chelsea membuka pertandingan dengan sangat baik dan sempat mengejutkan publik tuan rumah. Morgan Rogers melepaskan tendangan voli yang membawa The Blues unggul ketika laga baru berjalan 77 detik. Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat yang Arsenal kebobolan di Premier League sejak Agustus 2023.
Arsenal sempat mencoba merespons, tetapi gol Riccardo Calafiori harus dianulir wasit lebih dulu. Gol penyama kedudukan akhirnya lahir pada menit ke-25 melalui Kai Havertz, yang memotong dari sisi kanan dan melepaskan tembakan yang lolos melewati kiper Chelsea, Emiliano Martinez. Pada menit ke-50, giliran Martin Odegaard yang melengkapi comeback setelah menerima umpan dari Christos Tzolis. Sebelumnya, Havertz melakukan gerakan cerdik dengan membiarkan bola lewat, lalu Odegaard melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau oleh barisan pertahanan Chelsea.
Catatan Bersejarah di Balik Tiga Poin Arsenal
Kemenangan kontra Chelsea ini membawa sejumlah catatan menarik bagi Arsenal. Beberapa fakta berikut layak disorot dari pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium:
- Arsenal menang setelah tertinggal dari Chelsea di Premier League untuk pertama kalinya sejak Oktober 2011, ketika mereka menang dengan skor 5-3.
- Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan 14 pertandingan tanpa kemenangan saat tertinggal dari Chelsea, dengan rincian empat kali imbang dan sepuluh kali kalah.
- Arsenal memenangi tiga laga pembuka kompetisi level tertinggi sambil kebobolan kurang dari dua gol, yakni hanya satu gol. Ini baru terjadi untuk ketiga kalinya setelah musim 1924-25 ketika mereka finis di posisi ke-20, dan musim 2003-04 ketika mereka melewati musim tanpa kekalahan.
Catatan-catatan tersebut menegaskan bahwa start Arsenal musim ini bukan kebetulan semata. The Gunners tampil solid sejak laga pertama dan terus menjaga tren positif hingga pekan ketiga. Jika konsistensi ini bisa dipertahankan, target mempertahankan gelar bukanlah hal yang mustahil.
Arteta Yakin Arsenal Bisa Tampil Lebih Baik
Di mata Arteta, hasil ini menjadi bukti kapasitas timnya untuk tampil di level yang lebih tinggi dibanding musim lalu. Namun, ia menegaskan bahwa semua itu tidak datang dengan sendirinya. Menurut pelatih asal Spanyol itu, tim harus menjaga hasrat, kerendahan hati, dan terus mencari versi terbaik setiap hari agar target tersebut tercapai.
“Saya pikir ini merupakan indikasi bagi kami seberapa mampu kami tampil di level yang lebih tinggi dibanding musim lalu,” ujar Arteta. “Tetapi itu bergantung pada bagaimana kami mempertahankan hasrat, kerendahan hati, dan terus mencoba menemukan versi yang lebih baik dari diri saya dan tim setiap harinya. Kami masih memiliki banyak hal untuk dikembangkan dan ditawarkan, dan itulah ambisi tim ini.”
Arteta juga mengapresiasi respons anak asuhnya setelah awal pertandingan yang kurang ideal. “Itu bukan awal yang tepat, tetapi kami benar-benar bereaksi dengan cara yang luar biasa,” katanya. “Saya menikmati cara kami bertanding; kami mengambil risiko, dan ini adalah pertandingan yang luar biasa untuk ditonton.”
Pelatih Arsenal itu pun memberi kredit kepada kekuatan Chelsea yang menurutnya memiliki pelatih hebat. “Mereka punya pelatih hebat yang bisa menyiapkan tim dalam kondisi prima. Dengan kualitas yang mereka miliki, mereka bisa menciptakan sesuatu dari ketiadaan kapan saja. Kami berhasil menahan mereka dengan baik, dan secara keseluruhan ini adalah penampilan yang luar biasa dari sisi kami,” ucapnya.
Statistik Berbicara: Arsenal Lebih Dominan
Kemenangan Arsenal tidak lepas dari dominasi mereka sepanjang pertandingan. Berdasarkan data expected goals (xG), tuan rumah mencatatkan angka 2,11 dari 16 percobaan tembakan. Sementara itu, Chelsea hanya mampu menghasilkan xG sebesar 0,35, yang menunjukkan minimnya peluang bersih yang mereka ciptakan.
Meski sempat tertinggal, Arsenal tetap tenang dalam membangun serangan. Di sisi lain, The Blues sebenarnya masih berbahaya ketika melancarkan serangan balik. Namun, upaya mereka selalu mentok di lini pertahanan Arsenal yang dikawal ketat oleh David Raya di bawah mistar.
Raya tampil impresif dengan melakukan empat penyelamatan sepanjang laga. Ia juga menunjukkan keberanian untuk keluar dari garis gawang dan memotong beberapa umpan silang yang masuk ke kotak penalti. Arteta sendiri mengakui bahwa timnya harus melewati pertarungan yang sangat berat untuk memastikan tiga poin tersebut.
Jadwal Berat Sudah Menanti Arsenal
Arteta tidak menutup mata terhadap tantangan yang akan dihadapi timnya ke depan. “Ini sangat sulit, dan marginnya adalah Anda harus memenangi pertandingan, dan kami sudah melihatnya,” kata Arteta. “Beberapa hari lalu kami pergi ke Villa Park dan itu adalah laga yang benar-benar sulit.”
Pertandingan melawan Chelsea juga digambarkannya tidak kalah berat. Setelah ini, Arsenal akan bertandang ke markas Sunderland pada Sabtu depan, dan Arteta memprediksi laga tersebut akan berjalan sangat keras. “Kami tahu setiap pekan akan seperti ini, tetapi itulah hal yang kami persiapkan,” tegasnya.
Martin Odegaard Kembali ke Performa Terbaiknya
Sorotan lain dari laga ini datang dari kapten Arsenal, Martin Odegaard, yang tampil apik di lini tengah. Gelandang asal Norwegia itu sudah mencetak tiga gol dari empat penampilan di semua kompetisi pada awal musim ini. Catatan itu berbanding terbalik dengan musim lalu, ketika ia hanya mampu mencetak satu gol dari 36 penampilan.
Arteta pun memberikan pujian khusus kepada Odegaard. “Saya rasa dia sedang menikmati sepak bolanya, dan hari ini dia tampil luar biasa,” ujarnya. “Kehidupan pribadinya sudah tenang, dia tersedia, dia berlatih, dan dia punya rutinitas. Jika dia cerdas, dia bisa mengambil banyak manfaat dari para pemain di sekelilingnya.”
Secara keseluruhan, Arsenal menunjukkan sinyal yang sangat positif pada awal musim ini. Kepercayaan diri Arteta bahwa Arsenal bisa tampil lebih baik dari musim lalu bukan tanpa dasar, mengingat hasil dan performa konsisten yang ditunjukkan di tiga laga perdana.
