Drama Azteca yang Menggetarkan
Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu momen paling dramatis bagi Timnas Inggris. Saat melawan tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca yang legendaris, kemenangan Inggris dengan skor 3-2 menjadi buah bibir. Inggris tidak hanya mengatasi tekanan suara gemuruh 70.000 pendukung lokal dan ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut, tetapi juga harus bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah Jarell Quansah di menit ke-54.
Hasil ini langsung memicu perdebatan: di mana letak kemenangan Inggris ini jika dibandingkan dengan hasil-hasil terbaik Three Lions sepanjang sejarah? Apakah ini lebih monumental daripada kemenangan 5-1 di Jerman atau hasil imbang heroik di Roma? Mari kita bedah satu per satu.
Meksiko 2-3 Inggris (2026) – Kemenangan yang Lahir dari Kegigihan
Sebelum pertandingan ini, Meksiko hanya kalah dua kali dalam 89 laga kompetitif di Azteca. Mereka juga selalu menang dan tidak kebobolan dalam empat pertandingan Piala Dunia 2026 sebelumnya. Namun, Inggris berhasil mematahkan dominasi tersebut lewat gol Jude Bellingham (2 gol) dan penalti Harry Kane. Kemenangan Inggris ini menjadi yang kedua kalinya mereka mengalahkan tuan rumah Piala Dunia setelah Swiss pada 1954. Faktor keberanian dan taktik yang matang membuat hasil ini layak disebut sebagai salah satu kemenangan Inggris terbaik di kandang lawan.
Spanyol 2-3 Inggris (2018) – Kejutan di Negeri Matador
Liga Negara UEFA 2018 menjadi saksi bagaimana Inggris mempermalukan Spanyol di Sevilla. Spanyol tidak terkalahkan dalam laga kompetitif kandang selama 15 tahun sebelum digulung 3-0 di babak pertama oleh brace Raheem Sterling dan gol Marcus Rashford. Meski Spanyol memperkecil skor di babak kedua, kemenangan Inggris ini tetap menjadi catatan bersejarah karena mereka menjadi tim pertama yang mencetak tiga gol dalam laga kompetitif di tanah Spanyol. Ini adalah contoh sempurna hasil terbaik Inggris di era Gareth Southgate.
Jerman 1-5 Inggris (2001) – Pesta Gol di Munich
Bagi banyak penggemar, inilah kemenangan Inggris tandang paling ikonik. Di Allianz Arena (saat itu Olympiastadion), Sven-Göran Eriksson membawa pasukannya membantai Jerman 5-1 dalam kualifikasi Piala Dunia 2002. Hat-trick Michael Owen, plus gol Steven Gerrard dan Emile Heskey, membalikkan keadaan setelah Jerman unggul lebih dulu. Kemenangan ini menentukan karena Inggris lolos otomatis ke Piala Dunia 2002 unggul selisih gol. Hingga kini, hanya empat kekalahan kandang yang pernah dialami Jerman di kualifikasi Piala Dunia, dan salah satunya adalah kemenangan Inggris yang legendaris ini.
Italia 0-0 Inggris (1997) – Imbang yang Terasa Seperti Kemenangan
Tidak semua hasil terbaik Inggris harus berupa kemenangan. Laga kualifikasi Piala Dunia 1998 di Roma menjadi contoh sempurna. Inggris hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke Prancis. Dengan pertahanan solid dan disiplin tinggi, Glenn Hoddle sukses membawa timnya bermain 0-0 meskipun Italia terus menekan. Ian Wright nyaris mencetak gol via tiang, sementara Christian Vieri hampir mematahkan hati Inggris. Kemenangan Inggris secara psikologis ini mengantar mereka kembali ke Piala Dunia setelah absen edisi 1994. Momen Paul Ince dengan jerseys berlumur darah menjadi simbol perjuangan.
Hongaria 1-3 Inggris (1981) – Kehebatan di Budapest
Di era ketika Hongaria masih sering tampil di Piala Dunia, Inggris membutuhkan kemenangan tandang untuk menjaga asa kualifikasi. Di depan 70.000 penonton, Trevor Brooking mencetak dua gol (satu masuk ke stanchion gawang yang legendaris) dan Kevin Keegan menambah satu dari penalti. Kemenangan Inggris ini menjadi bukti kemampuan tim asuhan Ron Greenwood untuk menang di kandang lawan yang kuat.
Skotlandia 0-5 Inggris (1888) – Pesta Gol Era Victoria
Mungkin terkesan kuno, tetapi kemenangan Inggris ini penting dalam konteks rivalitas tertua di dunia. Sebelum 1888, Inggris hanya menang dua kali melawan Skotlandia, itupun di kandang. Dengan kemenangan 5-0 di Hampden Park, Inggris menunjukkan dominasi awal dalam British Home Championship. Fred Dewhurst mencetak dua gol, sementara Tinsley Lindley, Dennis Hodgetts, dan John Goodall melengkapi pesta.
Prestasi Lain yang Tak Terlupakan
Selain kemenangan tandang, beberapa hasil terbaik Inggris terjadi di kandang sendiri atau di netral. Misalnya:
- Final Piala Dunia 1966 – Inggris 4-2 Jerman Barat (setelah perpanjangan waktu) di Wembley. Hat-trick Geoff Hurst menjadi legenda. Ini adalah kemenangan Inggris terbesar sepanjang masa.
- Euro 1996 – Inggris 4-1 Belanda di Wembley. Gol-gol dari Alan Shearer dan Teddy Sheringham membawa Inggris ke perempat final.
- Euro 2020 – Inggris 2-0 Jerman di Wembley. Kemenangan psikologis yang membawa Inggris ke perempat final.
- Piala Dunia 2002 – Inggris 1-0 Argentina di Sapporo. Gol penalti David Beckham membalaskan dendam 1998.
- Piala Dunia 1982 – Inggris 3-1 Prancis, dengan gol tercepat Bryan Robson (27 detik).
- Piala Dunia 1986 – Inggris 3-0 Polandia, hat-trick Gary Lineker membawa Inggris lolos dari grup.
- Piala Dunia 2018 – Inggris menang adu penalti atas Kolombia.
- Euro 2004 – Inggris 4-2 Kroasia, dua gol remaja Wayne Rooney.
- 1961 – Inggris 9-3 Skotlandia di Wembley, hat-trick Jimmy Greaves.
Kesimpulan: Apakah Kemenangan Meksiko 2026 Masuk Jajaran Terbaik?
Dari semua daftar di atas, kemenangan Inggris atas Meksiko di Piala Dunia 2026 jelas pantas masuk dalam diskusi. Faktor bermain dengan 10 orang, mengalahkan tuan rumah yang perkasa di kandangnya, serta momen dramatis sepanjang pertandingan membuatnya sangat spesial. Namun, untuk menggeser posisi final 1966 atau kemenangan 5-1 di Jerman, mungkin masih perlu waktu. Yang pasti, hasil terbaik Inggris terus bertambah, dan generasi baru penggemar sepak bola kini memiliki momen baru untuk dikenang. Bagaimana menurut Anda? Kemenangan mana yang paling berkesan?
